Memahami Kopi

Batas Aman Minum Kopi

Anda mungkin selama ini sudah terbiasa minum kopi, menghidangkan kopi ketika datang tamu dan kerabat, bahkan disuguhi coffee break dalam rapat-rapatyang anda hadiri. Namun tahukah anda, bahwa dibeberapa bagian dunia ini teh lebih terkenal sebagai minuman harian daripada kopi, contohnya adalah daratan negeri Cina.

Sebagai salah satu rujukan pengobatan Tradisional, pembahasan mengenai kopi dalam farmakope pengobatan Tradisional Cina sangatlah terbatas, hingga kopi menjadi budaya dalam kehidupan modern mereka saat ini.

Kopi termasuk dalam keluarga tanaman Rubiaceae dalam klasifikasi taksonomi tumbuhan. Sebenarnya, ada banyak herba Cina juga masuk dalam keluarga Rubiaceae ini, yang berarti dapat memiliki efek yang serupa, diantaranya adalah Chai Hu, Qian Cao & Zi Zhi.

Mungkin, perbedaannya hanya terletak pada dosis yang dikonsumsi. Dosis umum yang diberikan sebagai simplisia berkisar antara 6 hingga 18 gram per hari. Apabila kita menkonsumsi kopi sebanyak 2 gelas perhari, sebenarnya masih dalam batas-batas aman peresepan herba.

Memang sebagian dari kita, mengkonsumsi lebih dari 4 gelas kopi perhari, namun demikian yang harus kita perhatikan adalah sindrom yang dimungkinkan kontra indikasi dengan konsumsi yang banyak tersebut. Diantaranya adalah sindrom dingin maupun sindrom kering.

Kopi dalam tinjauan Holistik

Dalam pandangan Holistik, warna merupakan salah satu anugrah Allah SWT yang mengajari manusia untuk memahami alam semesta ini, termasuk dalam dunia herba,

Warna hijau pada biji kopi, dimana hijau adalah warna dari unsur kayu (terkait dengan hati); yang memberitahu kita bahwa kopi sebagai ramuan yang mengatur Qi (energi) hati. Kopi memang memiliki efek terapeutik untuk stimulasi energi dengan kuat (mungkin bisa dikaitkan dengan peranan kafein pada sistem saraf).

Memang bagaimanapun juga, telah menjadi sebuah konsep Holistik bahwa ketika kelancaran Qi hati terkendala, maka seluruh energi tubuh menjadi tertekan. Dengan dilancarkannya energi liver maka kita akan mengalami rasa segar secara fisik maupun mental. Bahkan diawal penggunaan, kopi diminum untuk melancarkan menstruasi.

Biji kopi yang hijau juga mendinginkan liver yang panas. Oleh karena itu, untuk mengubah sifat terlalu dingin dari kopi, maka kemudian kopi disangrai dahulu untuk mengurangi sifat dingin, bahkan menambahkan sifat hangat pada kopi.

Warna merah cerah pada kulit yang membungkus biji kopi menandakan bahwa kopi memiliki pengaruh pada jantung. Kopi memang memiliki efek membuka panca indera, sehingga memiliki pengaruh merangsang dan memfokuskan aktivitas mental. Hal ini bisa kita hubungkan dengan herba Shi Chang Pu.

Perhatikan herba-herba yang terkandung pada penyajian Kopi Anda.

Rasa pahit pada biji kopi menandakan kualitas detoksikanya. Efeknya sebanding dengan dandelion (pugongying), yang menyebarkan akumulasi dengan membersihkan kantong empedu dan meningkatkan buang air kecil (seperti minuman yang mengandung kafein).

Oleh karena itu, kopi tidak hanya mengatur Qi hati, tetapi juga membersihkan kantong empedu. Bahkan, penelitian modern dalam pengobatan Cina menunjukkan bahwa sebagian besar herbal yang mengatur qi hati memiliki efek membersihkan kantung empedu.

Kemampuan kopi dalam mengatur Hati (dan kandung empedu), menjelaskan kemampuannya untuk melindungi terhadap pembentukan batu empedu dan kemampuannya untuk meringankan sembelit. Tindakan ini telah dikaitkan dengan asam klorogenat dan bahan aktif lain yang ditemukan dalam kopi.

Ketika Qi hati diurai, disebarkan, maka kecenderungan alamiahnya adalah mengalir ke atas. Sementara itu, ketika kantong empedu dibersihkan, maka kecenderungan alamiahnya adalah bergerak ke bawah.

Dengan demikian, konsumsi kopi akan menyebabkan gerakan ke atas dan ke bawah. Individu yang sehat akan yang seimbang, tetapi individu dengan sindrom tertentu mungkin mengalami reaksi ke atas atau kebawah secara berlebihan.

Faham, ya sekarang mengenai sifat dingin, kering pada kopi? Oleh karena itu, ketika kita mengkonsumsi produk kopi, maka perhatikan herba-herba yang terkandung didalamnya. Apakah sudah disusun sedemikian rupa dengan pemahaman Holistik, sehingga bisa meningkatkan fungsi terapetik yang kita butuhkan, atau malah membuat tubuh kita semakin kehilangan energi?

Penyajian Minum Kopi

Pada awal penemuannya, kopi diseduh langsung dari bijinya yang hijau muda setelah dikupas kulit luarnya yang berwarna merah terlebih dahulu untuk menghasilkan minuman seperti teh atau seduhan herbal. Saat ini disebut dengan green cofee atau kopi hijau yang sangat diuretik serta purgatik, yang biasanya dipergunakan untuk melangsingkan tubuh.

Baru kemudian setelah abad ke-13, orang Arab memanggang atau menyangrai serta menggiling kopi sebelum diseduh sebagai minuman. Ini untuk membuang sifat dingin pada biji mentahnya dan memberikan efek Yang dari kopi tersebut, sesuai dengan kondisi malam yang dingin disana.

Sebagai minuman herba, orang Arab biasa memberikan minuman kopi pada para wanita nya untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menstruasi, karena memang efek pelancar energi liver dari kopi cukup bagus.

Pada abad ke-15 dan 16, baru penanaman pohon kopi dilakukan secara ekstensif di wilayah Yaman, Jazirah Arabia. Dari Yaman inilah, penggunaan biji kopi sebagai minuman menyebar ke seluruh Semenanjung Arab hingga ke Turki. Itulah kenapa jenis kopi yang lazim dikonsumsi adalah kopi Arabika.

Kopi digunakan sebagai herbal dan sebagai minuman ritual oleh para sufi diberbagai negeri muslim diluar Arab. Ini karena kopi bisa membuka panca indera, untuk kemudian memberikan rasa segar dan berenergi yang diperlukan oleh para sufi dalam ritus ritual mereka.

Orang-orang Turki bahkan mengklaim bahwa kopi bisa dipergunakan sebagai afrodisiak. Ini bisa difahami dari proses penyangraian biji kopi yang meningkatkan efek Yang pada kopi. Apalagi bila ditambah susu kambing pilihan dan berbagai macam herba tonik yang meningkatkan kinerja ginjal.

Disadur dari tulisannya Pudji Hartanto; Pakar Herbal | Master Holistik

Ingat! tidak semua orang sesuai dengan gambaran di atas, data di atas itu secara umum, pada kondisi tertentu maka perlakuan bisa berbeda sesuai kondisi. Jadi konsultasikan dulu sebelum membeli. Dapat nikmatnya dapat sehatnya.

Konsultasi Khasiat Kopi Herba:
(WA) +62 878-7799-9045

Advertisements